Jumat, 27 Januari 2023

Pasar Buaran

Pasar Buaran

Buaran merupakan daerah yang cukup makmur secara ekonomi dengan penghasilan utama berupa pertanian padi. Di samping itu, Buaran juga menjadi sentral perdagangan dan pasar tradisional, yaitu tepat nya ada di ujung jalan arah pertigaan Cipanas dan

bazar pasar murah

 Tanjung(daerah tetangga sekitarnya). Selain perdagangan, banyak warga Buaran yang memiliki bisnis transportasi angkutan pedesaan (Angkudes) berupa minibus. Angkudes ini menjadi sarana sosial-ekonomi yang sangat penting untuk menghubungkan desa Buaran dengan kota-kota dan desa-desa di sekitarnya, terutama dalam rangka kegiatan perekonomian



Ikon yang bertugu dengan tangan kanan yang sedang mengangkat bendera merah putih yang dikaitkan pada bambu runcing.tujuan icon ini untuk mencerminkan perjuangan bangsa indonesia pada masa itu.



bazar pasar murah

 BAZAR PASAR MURAH

Dalam rangka penanganan inflasi di Kabupaten Brebes, Pemerintah menggelar Bazar Pasar Murah di halaman Kantor Kecamatan Bantarkawung. Adapun sembako yang disediakan Pemerintah dalam Bazar Pasar Murah tersebut sebanyak 500 paket.

wisata cipanas tambir





Wisata Demang Sakti

 Taman Demang Sakti

taman demang sakti ini adalah salah satu tempat wisata terbaru di desa pangebatan walaupun masih dalam proses pembangunan, tapi pengunjung dari berbagai wilayah sudah mulai mendatangi untuk berkunjung diwisata tersebut. dg fasilitas yang nyaman pengunjung bisa melihat keindahan alam dan sejuknya suasana. taman demnag sakti berada di desa pangebatan-kecamatan bantarkawung.

wisata cipanas tambir pangebatan

Cipanas Tambir (wisata tersembunyi)

Inilah salah satu surga tersembunyi di desa pangebatan yang sering disebut cipanas tambir,dengan kondisi air nya yang panas menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata bagi warga sekitar pangebatan, selain mandi warga juga sering berselfi ria dengan keluarga jika sedang berada disana karena pemandangannya yang cukup indah.

trabas lapangan garuda


Cipanas Tambir


Kamis, 26 Januari 2023

Trabas Brebes di Lapangan Garuda Bantarkawung

 Kegiatan Trabas yang diselenggarakan di Lapangan Garuda Bantarkawung Kabupaten Brebes 

Peserta Trabas yang ikut serta dalam kegiatan tersebut terdiri dari berbagai Komunitas kurang lebih 500 peserta diantaranya dari Kecamatan Ketanggungan, Losari, Salem, Bumiayu, Larangan dan tuan rumah sendiri yaitu Bantarkawung, tidak luput juga dari berbagai peserta dari luar kota diantaranya Majenang dan Cirebon Jawa Barat.

Ketua Panitia Trabas H. Iman (54) asal Bumiayu menyampaikan tujuan diadakan kegiatan Trabas adalah untuk mengenal alam dan mencintai keindahan sang pencipta khususnya didalam hutan dan tebing-tebing nan curam, selanjutnya yang rencana hasil dari dana pendaftaran itu sendiri akan disumbangkan untuk pembangunan Masjid bagi yang membutuhkan dan sudah dialokasikan tempat dan lokasinya. Diantaranya Masjid Dukuh Cikokol Desa Jipang, Dukuh Pakiringan Desa Bantarkawung, Dukuh Gempol Desa Bantarkawung dan Dukuh Cipicung Desa Bantarkawung Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes. Tuturnya.

alun alun bantarkawung

Kegiatan Trabas ini berakhir dengan gemilang, terbukti seluruh peserta merasakan keindahan alam yang sangat luar biasa di Kecamatan Bantarkawung yang merupakan lokasi paling sengit dalam dunia Trabas

Alun-Alun Bantarkawung

Kantor Kecamatan Bantarkawung sebagai tempat layanan publik untuk berbagai kebutuhan administrasi kependudukan dikenal ramah pelayanan dan ramah lingkungan. 

padepokan love cikuning

Pelayanan yang cepat menjadi dambaan masyarakat ditambah sarana pendukung yang memadai sehingga masyarakat nyaman dalam berkegiatan di kecamatan. Alun-alun sebagai halaman kantor kecamatan juga berfungsi sebagai tempat aktivitas masyarakat. 



Aktivitas pemerintah, agama, ekonomi, olahraga bermain ada disitu. Semua terwakili dengan kehadiran kantor kecamatan, masjid, lapak Umkm, jogging tracking sampai lapangan. Setiap hari dari pagi sampai malam masyarakat bergantian menggunakan fasilitas yang tersedia untuk berbagai aktivitas dengan berbagai segmen. 
Kemeriahan di sore hari sampai malam hari menjadi waktu favorit untuk pengunjung. Lampu taman menjadi daya tarik sendiri. Tampak warga mengabadikan moment didepan lampu taman,  duduk di kursi taman atau wahana permainan yang tersedia. 
Berkumpul bersama teman atau keluarga sambil menikmati jajanan yang tersedia menjadi aktivitas yang banyak dilakukan. 





Aktivitas murah meriah tanpa harus keluar jauh menjadi pilihan bijak saat PPKM. 
Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Alun-alun Kecamatan Bantarkawung sebagai Sentra Kegiatan Masyarakat", 

Padepokan Love Cikuning

  Panorama PLC (Padepokan Love Cikuning)

Wisata ini adalah salah satu wisata yang ditawarkan bagi Anda untuk menikmati akhir pekan atau waktu bersama keluarga (family time). Anda juga bisa merasakan bagusnya tempat ini bersama orang yang Anda cintai. Siapapun orang yang Anda ajak pasti dijamin berkesan dengan keindahan yang terbentang dari wisata ini.

wisata baribis park

Desitinasi ini mengunggulkan panorama sawah warga yang sengaja dibuat wisata yaitu dengan cara di buat jalur jembatan panjang yang mengelilingi area persawahan, sehingga membuat Anda berada benar-benar diatas tanaman padi.


Di situ anda bisa menikmati sejuknya alam dan panorama yang membentang luar berwarna kehijauan,akrena selain di bawah Anda padi, di sekelilingnya banyak pepohonan yang menambah rasa sejuk nan tenang. Bagi Anda yang hidup di perkotaan ini menjadi tempat yang dijamin Anda terkesima dan menghilangkan kepenatan akibat suasana perkotaan.

Baca Juga :  Tips Efektif untuk Strategi Pemasaran Email yang Sukses

Spot foto di wisata tersebut juga bervariatif dari mulai bentuk kupu-kupu, hati, sayap dan yang lainnya. Bukan hanya itu saja, jika Anda memiliki buah hati, tersedia mainan anak kecil akan membuat mereka merasa senang. Sumua itu akan membuat Anda betah dan ingin berlama-lama di sana.

Lokasi Wisata
Lokasinya dekat dengan Jl raya arah Bumiayu-Salem atau tepatanya di Desa Cikuning , Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Anda juga bisa bersepeda sekalian berolahraga untuk pergi ke wisata alam yang satu ini. Apalagi dilakukan bersama sama dengan teman bersepeda Anda.

Tiket Masuk
Tidak perlu khawatir dompet Anda akan terkuras jika berkunjung ke sini. Harga tiket wisata tersebut sangat murah dan ekonomis. Jika Anda ingin masuk ke kawasan ini Anda hanya perlu mengocek sebesar 5000 saja. Dengan uang segitu Anda dapat menikmati alam sepuasnya.

Baribis park

 Banyak objek wisata yang dapat dikunjungi.

Salah satu objek wisata yang direkomendasikan yakni Baribis Park.

Objek wisata ini menyuguhkan panorama alam hutan pinus di dataran tinggi Bantarkawung, Brebes.

perekonomian desa pangerasan

Baca Juga: Selain Baturaden, Berikut Ini Wisata yang Ada di Purwokerto

Persisnya di Dukuh Mayana, Desa Legok, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

Pengelola Baribis Park Wahyudin mengatakan, konsep yang ditawarkan kepada wisatawan yakni menyatu dengan alam.

Dengan harapan, wisatawan yang datang akan mendapat ketenangan dan kebahagian.

Selain itu, udara yang sejuk dapat membuat fresh badan dan otak sehingga bisa awet muda.

Baribis Park memiliki berbagai fasilitas yang dapat dinikmati.



Selain itu juga tersedia resto dengan menu beragam yang enak untuk dinikmati.
Sehingga Baribis Park cocok juga sebagai tempat reuni maupun pertemuan.
Baca Juga: Rekomendasi Wisata Libur Lebaran 2022 di Brebes: Puncak Sakub Kaligua, Dataran Tertinggi dengan Hamparan Teh
Kedepan, Baribis Park juga akan dilengkapi dengan Out Bond, Bumi Perkemahan, flying fox, motor trail, off road dan lain-lain.
Selain itu juga akan mengagendakan even-even menarik.
Wisatawan bersantai dibawah ridangnya hutan pinus Baribis Park, Bantarkawung, Brebes..
Wahyudin menuturkan, untuk menjangkau Baribis Park sangat mudah.
"Letaknya terletak di jalur Jawa Tengah-Jawa Barat," ujar Wahyudin.
Dari arah Tegal maupun Purwokerto dapan masuk ke arah Bantarkawung dari pertigaan Pasar Wage Bumiayu.***



Kondisi Ekonomi Desa Pangerasan

 Potensi unggulan desa

Mata pencaharian penduduk desa pengarasan sebagian besar adalah petani, buruh tani, petani ternak, buruh industri dan pedagang. Sebagai daerah yang berada di dataran dan pegunungan maka potensi pertanian sangat mendominasi untuk dikembangkan agar pendapatan desa menjadi lebih baik. Adapun potensi yang dimiliki desa pengarasan dibidang pertanian di antaranya:


Pertumbuhan Ekonomi Desa
Pertumbuhan perekonomian pada tahun 2017 berkembang sedang sehingga belum dapat mengurangi angka pengangguran yang cukup signifikan, adat istiadat pedesaan masih berjalan dengan baik dan tertata dibuktikan budaya yang masih sangat menonjol adalah budaya gotong royong dalam beberapa bidang dan masih tetap melestarikan seni budaya daerah asal.


Makanan Khas yang ada di Desa Pengarasan

Kicimpring
Dodol
Bogis poci
Bongko

Namun makanan khas ini sudah jarang di produksi oleh masyarakat pengarasan, kecuali jika ada acara-acara besar.

Kue bugis atau bogis poci merupakan salah satu kue basah tradisional yang merupakan jajanan pasar yang sangat favorit di masyarakat.

Sabtu, 21 Januari 2023

Wisata Gunung Geulis Learning Center (GGLC)

 


Gunung Geulis Learning Center (GGLC)








Wilayah perhutani di Desa Jipang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes mulai dikelola pada November 2018 oleh Lembaga Masyarakat Daerah Hutan (LMDH) sebagai mitra perhutani. Estu Susilo (46) yang menginisiasi pengelolaan lahan ini, berawal dari 5 orang pekerja sukarela dan tanpa bantuan modal bisa memanfaatkan lahan hutan yang tidak bisa ditanami menjadi rumah-rumah bambu dan fasilitas lain untuk pembukaan obyek wisata pendidikan.

Konsep tempat wisata pendidikan yang diberi nama Gunung Geulis Learning Center (GGLC) ini menawarkan tempat alami tanpa merusak lingkungan alam yang ada diwilayaj tersebut. Dari tempat parkir luas, tiket masuk Rp. 3000 murah meriah, Flying Fox hanya Rp. 5000, aula tempat pertemuan dengan sewa murah, warung dan arena bermain anak. Untuk permainan anak bersifat tradisional semacam egrang, congklak (lulumbungan) di tanah, sunda manda/patahan dan sebagainya. 

Lokasi wisata ini mudah dijangkau, dari Bumiayu ke arah Bantarkawung, sampai pasar Bantarkawung belok kanan kurang lebih 2 KM dan akan sampai ditempat tersebut. Tempat ini baru percobaan dibuka saat Ramadhan kemarin dan setelah lebaran ini makin ramai, pembukaan resmi belum dilakukan menunggu tempat wisata ini komplit sesuai konsep yang sudah dirancang.

klik untuk melihat Jembatan Baper






Rabu, 18 Januari 2023

Jembatan Baper

 Jembatan baper merupakan jembatan penghubung antara desa bangkong/bantarwaru dengan desa pengarasan dalam Bahasa gaul di singkat BAPER. Jembatan ini mulai di bangun sejak tahun 2014, setiap minggunya di jembatan ini diadakan SUNDAY MORNING dimana penduduk desa pengarasan sangat antusias mengikuti acara itu, banyak yang berdagang makanan mulai dari jajanan tradisional,rujak,nasi uduk  dan lain sebagainya. Ada juga kegiatan lainnya seperti pentas seni.

desa bantarkawung





Desa Bantarkawung

 Wilayah desa bantarkawung, terletak antara: 108˚48’47,3” sampai dengan 108˚58’42,4” bujur timur. 7˚6’3,6” sampai dengan 7˚19’24,1” lintang selatan. Luas 205 km2 terbagi secara administratif menjadi 18 desa, 97 RW dan 413 RT. Secara topografi wilayah Bantarkawung berada pada ketinggian kurang dari 500 m dari permukaan laut. Kondisi fisik daerah berupa daratan, persawahan dan perbukitan. Kondisi perbukitan inilah yang acapkali terutama di musim “ Rendheng “ terjadi bencana alam berupa tanah longsor.

desa ciomas

desa bantarkawung mempunyai 2 wilayah yaitu

1. Bantarkawung

2. Pakiringan



Desa Ciomas

 Desa ciomas adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Wilayahnya berada di lembah Perbukitan Baribis. Penduduk Desa Ciomas rata-rata berpropesi sebagai petani. Umumnya penduduk desa ini berbahasa dengan menggunakan bahasa sunda. Perekonomian sebagian besar penduduknya berasal dari pertanian dan perternakan.

desa bantarwaru


                                                                  Desa Ciomas


Desa Bantarwaru

 desa bantarwaru sebuah desa yang terletak di kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini berjarak sekitar 2 Km sebelah barat Ibu kota kecamatan Bantarkawung dan sekitar 74 Km sebelah selatan Ibu Kota Brebes. Desa bantarwaru adalah Desa yang memiliki potensi besar khususnya pada pertumbuhan ekonomi karena Desa Bangbayang merupakan pusat perekonomian di Kecamatan Bantarkawung.

desa kebandungan


desa bantarwaru

Desa Kebandungan

 desa keabandungan sebuah desa yang terletak di kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini berjarak sekitar 2 Km sebelah barat Ibu kota kecamatan Bantarkawungdan sekitar 74 Km sebelah selatan Ibu Kota Brebes. Desa kebandungan adalah Desa yang memiliki potensi besar khususnya pada pertumbuhan ekonomi karena Desa Bangbayang merupakan pusat perekonomian di Kecamatan Bantarkawung


desa pengerasan.

                                                desa kebandungan


desa pangerasan

Pengarasan adalah desa di kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Batas desa pengarasan yaitu desa kebandungan dan sebagian kecil berbatasan dengan kabupaten tegal di Utara, kecamatan Tonjong di timur, desa Sindangwangi di barat,desa bantarwaru dan dukuh jetak di selatan.Seperti halnya desa-desa di kecamatan Bantarkawung lainnya, sebagian besar penduduknya adalah petani dan bersuku sunda. desa pangerasan sendiri desa yang wilayagnya paling luas diantara desa lainya.

desa sindangwangi 


desa pangerasan


Desa Sindangwangi

  Sindangwangi adalah desa di kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Berdasarkan data dari BPS Kabupaten Brebes, jumlah penduduk Desa Sindangawangi sebanyak 9.094 jiwa, terdiri dari 4.651 laki-laki dan 4.443 perempuan. Kebanyakan penduduk bekerja sebagai petani atau pekebun. Luas wilayah desa ini adalah 1.885,46 ha atau sekitar 9 persen dari luas wilayah Kecamatan Bantarkawung.

desa bangbayang

Secara administratif, Desa Sindangwangi terdiri dari 7 dusun yaitu:

  1. Jetak
  2. Sindangwangi Anyar (Baru)
  3. Sindangwangi Lawas (Lama)
  4. Cipancur
  5. Babakan
  6. Marenggeng
  7. Ciheuleut
desa sindangwangi

Wilayah Desa Sindangwangi terdiri dari 8 RW dan 31 RT. Saat ini, Desa Sindangwangi dipimpin oleh Kepala Desa bernama Irawati Fatmah, S.Ag. Wilayah Desa Sindangwangi merupakan daerah perbukitan dengan hamparan sawah menjadi sebagian besarnya. Desa Sindangwangi merupakan penghasil beras yang cukup signifikan. Salah satu hasil berasnya yang terkenal adalah Beras Jetak. Selain itu, desa ini juga menghasilkan bawang merah, bawang putih, jagung, dan singkong. Tanaman-tanaman tersebut biasanya ditanam sesudah sawah mereka panen.


Di Desa Sindangwangi terdapat bendungan bernama Patahunan. Bendungan Patahunan berperan untuk mengairi sawah yang ada di daerah Sindangwangi, Jipang, dan Pengarasan. Bendungan ini juga sering digunakan warga untuk rekreasi dan area memancing. Bendungan Petahunan juga sering dijadikan tempat berenang dan penambangan pasir para penduduk di sini. Bandungan ini diapit oleh Gung Geulis dan Lembah Gajah Mungkur. Saat ini, lembah Gajah Mungkur menjadi area perkebunan buah yang dikelola oleh perusahaan desa setempat.

Desa Bangbayang

Bangbayang adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini berjarak sekitar 2 Km sebelah barat Ibu kota kecamatan Bantarkawungdan sekitar 74 Km sebelah selatan Ibu Kota Brebes. Desa Bangbayang adalah Desa yang memiliki potensi besar khususnya pada pertumbuhan ekonomi karena Desa Bangbayang merupakan pusat perekonomian di Kecamatan Bantarkawung. Hal ini karena Desa Bangbayang terletak di tengah –tengah antar Desa yang ada di kecamatan Bantarkawung dan dilintasi jalan penghubung Salem-Bumiayu.

klik desa jipang

Pembagian Wilayah

Jumlah Dusun yang ada di Desa Bangbayang terdiri dari 2 Dusun 24 RT dan 5 RW yaitu:

1. Dusun Bangbayang Selatan (2 RW dan 10 RT)

2. Dusun Bangbayang Utara (1 RW dan 5 RT)

3. Dusun Bangbayang Hilir (2 RW dan 9 RT)




desa bangbayang

Geografi

Desa Bangbayang terletak di sebelah timur kaki perbukitan Baribis dengan ketinggian wilayah rata-rata 72 Mdpl. Sebagian wilayahnya merupakan dataran rendah yang diapit oleh dua sungai cukup besar yaitu Sungai Pemali disepanjang batas bagian timur desa serta Sungai Ciomas di bagian selatan. Luas wilayah Desa Bangbayang adalah 328,29 Ha yang terdiri dari Luas sawah 34.500 Ha, Luas Tanah darat 145.705 Ha dan Luas Tanah lain-lain 147.307 Ha.


Penduduk

Jumlah penduduk Desa Bangbayang yaitu 8.305 Jiwa terdiri dari Laki-laki berjumlah 4.413 Jiwa dan Perempuan berjumlah 3.892 Jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 2.056 KK. Penduduknya dalam kondisi ekonomi yang beragam, namun sebagian besar penduduk memiliki pekerjaan sebagai Petani, dan Buruh. Selain itu terdapat Pedagang, PNS, Wiraswasta dan lain-lain. Adapun penduduk Desa Bangbayang 100 % Beragama Islam. Desa Bangbayang merupakan desa yang notabene penduduk agamais dan patuh terhadap Tuhan YME hal ini karena di Desa bangbayang merupakan pusat perkembangan Agama Islam di sekitarnya, terbukti selain memiliki 34 Mushola dan 3 masjid juga memiliki lembaga-lembaga pendidikan Islam empat Pondok Pesantren, Majlis Ta’lim dan Madrasah Madrasah.


Pendidikan

SMK Ma'arif NU 1 Bantarkawung

SMP Ma'arif NU 1 Bantarkawung

MTs Negeri Bangbayang

SD Negeri 1 Bangbayang

SD Negeri 2 Bangbayang

SD Negeri 3 Bangbayang

SD Negeri 4 Bangbayang

MI Al Islamiyah Bangbayang

Pondok Pesantren ALHIKAM (Pengasuh Bpk. K. Afifulloh)

Pondok Pesantren BUSTANUL ARIFIN (Pengasuh Bpk. K. Agus Mudrik)

Pondok Pesantren MANAROTUL HUDA Pengasuh (Bpk. K. Inda Darki Robbah)

Pondok Pesantren NURUL HIDAYAH Pengasuh (Bpk. K. Yusuf Shidiq)


sejarah desa bangbayang

Desa Bangbayang 

terletak di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Meskipun berada di Jawa Tengah, namun penduduknya dalam berkomunikasi sehari-hari menggunakan Bahasa Sunda.

Desa Bangbayang terletak 74 kilometer dari pusat Ibu Kota Kabupaten Brebes ini memiliki asal-usul yang konon berhubungan dengan Prabu Siliwangi.

Baca Juga: Cak Lontong Sebut Dirinya Tidak Butuh Viral, Berdoa Agar Rezeki Selalu Lancar

Dulunya, Bangbayang bernama Dukuh Palayang yang memiliki arti orang sakti yang bisa melayang.

Penamaan Palayang sendiri karena di daerah tersebut ditempati oleh orang sakti bernama Eyang Purwa yang dipercaya sebagai keturunan dari Prabu Siliwangi.

Prabu Siliwangi sendiri merupakan penguasa Padjajaran yang berpusat di Bogor, Jawa Barat.

Konon Eyang Purwa bersama pengikutnya singgah di sebuah hutan yang letaknya dekat dengan Sungai Cipamali.

Eyang Purwa dan pengikutnya tersebut kemudian membangun pemukiman atau perdukuhan di tempat tersebut.

Untuk memajukan perkampungan yang didirikanya, Eyang Purwa kemudian pergi ke Cirebon untuk belajar pertanian dan mendalami kesaktian.

Setelah mendapat apa yang diinginkanya, Eyang Purwa kembali ke perkampungan yang didirikanya tersebut.

Setelah itu, perkampungan menjadi maju secara ekonomi berkat ilmu yang dimiliki Eyang Purwa.

Penduduk yang tinggal di perkampungan yang didirikan Eyang Purwa kono tidak pernah kekurangan pangan, terutama beras.

Hal ini karena gabah yang telah ditumbuk oleh penduduk tidak langsung kosong, tetapi terisi kembali dengan butiran beras berkat kesaktian Eyang Purwa.

Karena kesaktianya, Eyang Purwa sangat dihormati oleh penduduknya. Dia juga diketahui dapat terbang dan melayang.

Karena kesaktian Eyang Purwa yang bisa terbang dan melayang, penduduk di perkampungan tersebut kemudian menamakan perkampungan itu dengan Palayang.

Namun, seiiring dengan waktu nama Palayang berubah menjadi Bangbayang.


Selasa, 17 Januari 2023

Desa Jipang

 Desa jipang

Jipang adalah desa di kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Penduduknya memiliki mata pencaharian yang beragam, mulai petani, pedagang, pegawai negeri sipil (terutama guru), sampai merantau ke kota-kota akbar. Tingkat pendidikan penduduknya terus berkembang, terbukti dari banyaknya lulusan perguruan tinggi terkenal seperti UGM,ITB,UI,IPB,Unpad, Undip.Bahasa sehari hari yang digunakan adalah bahasa sunda perpaduan dialek Timur Laut ( Kuningan, Cirebon) juga bahasa sunda dialek Timur Tenggara ( Ciamis Banjar ). Di desa ini juga hidup dan berkembang sejumlah seni kecerdikan budi, selang lain calung, reog, wayang golek, jaipongan, dan kacapi suling di bawah asuhan Bp. Samyad di Dukuh Parenca. Produk industri rumah tangga makanan ringan yang dihasilkan selang lain, Rampeyek, tengteng jahe, tengteng genjreng (kacang tanah), wajit, angling, dsb. Prestasi yang pernah diraih juara sepak bola dan bola voli sewilayah Brebes Selatan

desa legok

Pembagian wilayah

1. Dukuh Cikokol

2. Dukuh Cilinduk

3. Dukuh Jipang

4. Dukuh Kosambi

5. Dukuh Parenca


   desa jipang

                        

Desa Legok

 Legok adalah 

desa di kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini mempunyai kepala desa seorang perempuan. Seperti halnya desa-desa di kecamatan Bantarkawung lainnya, sebagian besar penduduknya adalah petani dan bersuku sunda. Desa yang berada di atas Perbukitan Payung Kutabima ini dilintasi jalan penghubung Salem-Bumiayu.

desa tambakserang

Pembagian Wilayah

1. Dukuh Bojongneros

2. Dukuh Cibiros

3. Dukuh Legok

4. Dukuh Mayang

                                                                            desa legok


Desa Tambakserang

  Informasi wilayah Tambakserang, kecamatan Bantarkawung, kabupaten Brebes, provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Tambakserang adalah salah satu desa/kelurahan di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, provinsi Jawa Tengah.

asal usul desa terlaya

Pembagian wilayah

1. Dukuh Curug Luhur

2. Dukuh Kampung Baru

3. Dukuh Karang Anyar

4. Dukuh Parigi

5. Dukuh Randegan

6. Dukuh Sukasari

7. Dukuh Tambakserang


                                                                    Desa Tambakserang

                                

Desa Terlaya

SEJARAH DESA 

Desa Terlaya adalah salah satu Desa yang berada di Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Menurut informasi para tokoh sepuh Desa dinamakan Terlaya oleh nama orang yang pertama kali datang dan bermukim di Desa terlaya pada zaman sebelum penjajahan belanda. orang tersbut terdiri dari 3 orang yakni : 1). Syech Sunan Adipati Singalaya. 2). Raden Mertalaya 3). Ny. Ratu Sari Kalanginten. Ketiga orang tersebut bermukim dengan waktu yang cukup lama berjuang melawan penjajah dan membawa misi ajaran Islam dengan budaya-budaya islam dan sampai saat ini mayoritas Penduduk muslim. Seiring berjalannya waktu Setelah kemerdekaan RI tahun 45 Pemerintah Republik Indonesia menata wilayah mulai dari Propinsi, karesidenan, kabupaten, Kecamatan sampai terbagi-bagi menjadi ribuan Desa dan sampai sekarang Desa Terlaya terdiri dari tiga Pedukuhan diantaranya,

Desa cinanas

 1. Pedukuhan Secang yang berpindah dari Terlaya,

 2. Cikuning dan Sindangkasih. 

                                                                        desa terlaya

Kondisi Sosial Desa Terlaya
Seiring dengan perdikatnya Sebagai Desa Swakarya Kondisi Desa Terlaya sekarang
ting kat Perkembangan Desa Terlaya mengalami banyak hambatan. diakibatkan dengan 
beberapa Faktor :
Permasalahan maayoritas Kemiskinan penduduk
Geografis berada di Dataran tinggi (dilereng gunung Brebes).
Sumber Daya Manusia yang masih rendah. 
Rata-rata tingkat Pendidikan masih SMA Ke Bawah. 
Mayoritas Penduduk Desa Terlaya adalah Petani, Pekebun, dan buruh Tani. Jumlah Kluarga Sejahtera menengah Kebawah mendominasi yaitu, 29 % dari Total KK, Keluarga Prasejahtera 24 % KK Sejahtera 17,9 % Keluarga Kaya 16,3 % dan KK Miskin 12,5 %.





Desa cinanas

 Cinanas adalah sebuah desa yang berada di kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia.

Desa banjarsari




Desa Banjarsari

 Desa Banjarsari

Banjarsari adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia.

desa cibentang



Desa Cibentang

 Desa Cibentang

 

Cibentang adalah sebuah desa yang berada di kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia.

desa waru indah



                                                                            desa cibentang

Desa Waru

 Desa Waru

Informasi wilayah Waru, kecamatan Bantarkawung, kabupaten Brebes, provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Waru adalah salah satu desa/kelurahan di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, provinsi Jawa Tengah. bahasa yang digunakan oleh masyarakat yaitu bahasa sunda kasar.namun pada umumnya masyarakat sekitar mempunyai logat bahasa yang unik disetiap dukuhnya.

Waru mempunyai kode telepon 0283 dan kode wilayah menurut kemendagri 33.29.02.2018. Sedangkan kodeposnya adalah 52274.

desa telaga

 pembagian wilayah

1. dukuh waru

2. dukuh muara

3. dukuh ciruyuk

4. dukuh karanganyar


                                                                        Desa Waru

                        

Desa Telaga

 Desa Telaga adalah

desa di kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia.

Desa Telaga merupakan salah sat desa di kecamatan Bantarkawung yang berada tepat di perbatasan Cilacap. Wilayah ini berada di selatan dari kantor Kecamatan.

Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

Sebelah Selatan Desa Telaga berbatasan dengan Dukuh Cibentang, di Utara berbatasan dengan Desa Karangpari, Di Timur berbatasan dengan Dukuh Cigunung Desa Banjarsari, Sementara di Barat berbatasan dengan batas Kabupaten Cilacap, yang dimana ada sebuah tempat keramat yaitu gunung maruyung yang bertempat di kawasan hutan Desa Telaga kecamatan bantarkawung kabupaten Brebes

Gunung Maruyung

diperbatasan Cilacap dan Brebes ini terdapat Gunung bernama Gunung Maruyung, gunung tersebut menyatukan beberapa desa dari kabupaten brebes dan cilacap, dintaranya yaitu Desa Telaga dan Karangpari sementara dari Kabupaten Cilacap yaitu Desa Karangsari dan beberapa desa Lainnya.

gunung maruyung berada tepat diatas desa telaga sebelah barat, karena jalan yang naik untuk mencapai puncak gunung membutuhkan waktu 30 Menit dengan jalan kaki.

Gunung maruyung, tempat dimana kamu bisa melihat hamparan kebun pinus tua dan beberapa hal eksotis lainnya.

Gunung maruyung merupakan sebuah objek wisata pegunungan berkawah yang letaknya di perbatasan kab.cilacap dan kab.brebes, Jawa Tengah, kurang lebih 80 KM dari kota bumiayu.

Seperti Wisata pegunungan lain nya, objek wisata yang satu ini pun memiliki suhu yang dingin nan meyejukan.

Beberapa spot menarik yang bisa kamu nikmati saat berkunjung ke gunung maruyung antara lain: Hamparan pohon pinus tua, hulu sungai ,kramat mungkal banteng, dan Mata Air Tuk Bening.

Selain itu, untuk menguji adrenalin, kamu bisa mencoba wahana outbond di pohon kiara.

Sebagian masyarakat sekitar mempercayai bahwa gunung ini merupakan gunung keramat... Bisa di jadikan tempat kholwah

desa karangpari




Desa Karangpari

 Desa karangpari

Informasi wilayah Karangpari, kecamatan Bantarkawung, kabupaten Brebes, provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Karangpari adalah salah satu desa/kelurahan di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, provinsi Jawa Tengah.

Karangpari mempunyai kode telepon 0283 dan kode wilayah menurut kemendagri 33.29.02.2009. Sedangkan kodeposnya adalah 52274

ini desa pangebatan

Pembagian Wilayah

1. Dukuh Babakan

2. Dukuh Bisole

3. Dukuh Cibojong

4. Dukuh Cilimus

5. Dukuh Dukuhtengah

6. Dukuh Karangpari

7. Dukuh Parasi


                                                            Peta Desa Karangpari


Desa Pangebatan

         Pangebatan adalah desa di kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Bahasa yg digunakan oleh masyarakat Desa Pangebatan juga terbilang unik karena hanya sebagian kecil saja yang berbahasa Jawa adapun selebihnya mnggunakan bahasa Sunda. Jumlah penduduk desa ini adalah yang terpadat di kecamatan Bantarkawung. Sepanjang batas timur desa ini merupakan aliran Sungai Pemali. Desa Pangebatan dilintasi jalan penghubung Salem-Bumiayu.

Jangan lupa mampir tempat wisata


Pembagian Wilayah

  1. Dukuh Buaran
  2. Dukuh Cilakar
  3. Dukuh Cimandil
  4. Dukuh Karangwungu
  5. Dukuh Kidul
  6. Dukuh Pangebatan
  7. Dukuh Perapatan
  8. Dukuh Sawangan
  9. Dukuh Tanjung
  10. Dukuh Tegongan
  11. Dukuh Warudoyong


                                                                    Peta Desa Pangebatan

Cipanas Buaran

Obyek wisata pemandian air panas

wisata pemandian air panas terletak di Desa Pangebatan,dukuh tanjung Kecamatan Bantar Kawung ini dapat ditempuh dengan menggunakan mobil dan kendaraan umum lainnya.

Lokasi wisata pemandian air panas berjarak sekitar 1 kilometer dari pusat Kota Bumiayu kabupaten brebes

Selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, pemandian air panas telah dilengkapi pula dengan arena mainan anak-anak dan berbagai wisata lainnya.

Cipanas Buaran

baca juga sejarah desa pangebatan


 



Minggu, 15 Januari 2023

sejarah pangebatan

 Sejarah Desa pangebatan

Dari cerita-cerita lisan itu diyakini bahwa Desa Pangebatan termasuk salah satu desa yang keberadaanya sudah cukup tua. Bahasa yg digunakan oleh masyarakat desa Pangebatan juga terbilang unik karena hanya sebagian kecil saja yang berbahasa Jawa adapun selebihnya mnggunakan bahasa Sunda. desa pangebatan sendiri memiliki luas tanah yang begitu lumayan luas.

Bahasa sunda di desa pangebatan termasuk bahasa sunda yang  kasar-halus. Masyarakat pangebatan menyebutnya dengan istilah bahasa Sunda “kasar”. Beberapa kosa kata bahasa Sunda di Desa Pangebatan tidak lagi ditemukan pada pengguna bahasa Sunda yang berada di wilayah Bandung dan sekitarnya (wilayah Priangan), tetapi memiliki banyak kesamaan dengan bahasa Sunda di wilayah Banten.

Cerita lain menyebutkan, sebelum dihuni oleh manusia, Desa Pangebatan berwujud sawah-sawah,kebon, hutan. menurut para toko, dahulunya desa pangebatan ada seseorang yang dikenal sakti bisa menyembuhkan segala penyakit apapun.maka masyarakat setempet memberi nama desanya *DESA PANGEBATAN* dri situ awal mula terciptanya desa pangebatan.warga desa pangebatan mempercayai seseorang itu sebagai orang yang sakti maka dari situ banyak orang orang yang berdatangan dari desa lainnya hanya  untuk berobat. 



Pasar Buaran

Pasar Buaran Buaran merupakan daerah yang cukup makmur secara ekonomi dengan penghasilan utama berupa pertanian padi. Di samping itu, Buaran...